Pengalaman Sekolah di Korea Selatan

Sekolah di Korea Selatan
Sekolah dasar di Korea Selatan

Membahas tentang kehidupan di Korea Selatan memang selalu menarik. Terutama bagi penggemar drama Korea dan K-Pop tentunya.

Bagaimana dengan kehidupan sekolah di Korea Selatan? Mungkin tidak seindah cerita drama Korea namun juga tidak semenakutkan cerita-cerita di luar sana.

Korea Selatan termasuk dalam 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia menurut world top 20. Tidak diragukan memang orang-orang Korea menempatkan pendidikan sebagai top priority.

Pendidikan di Korea Selatan dikenal disiplin dan memiliki jam belajar yang panjang.

Tulisan ini berdasarkan pengalaman selama tinggal di Korea Selatan. Ya, sejak 4 tahun yang lalu kami pindah ke Korea Selatan dari Australia. Anak-anak bersekolah di public school disini.

Perbedaan school culture dan bahasa sedikit membuat kaget tidak hanya bagi anak-anak namun juga orang tua. Dan ini takes time untuk adaptasinya. 

Butuh waktu sekitar 1 sampai 2 tahun bagi anak-anak untuk belajar bahasa Korea mulai dari nol. Mungkin bagi mereka yang bersekolah di sekolah Internasional, bahasa bukan masalah. Namun lain halnya jika bersekolah di sekolah negeri yang bahasa pengantarnya 100% adalah bahasa Korea. 

Sekolah Dasar di Korea Selatan

Sistem pendidikan di Korea Selatan di bagi menjadi 3, yaitu sekolah dasar (chodeung-haggyo) selama 6 tahun, sekolah menengah (jung-haggyo) 3 tahun dan sekolah menengah atas (godeung-haggyo) selama 3 tahun. 

Warga Negara Asing (WNA) di Korea dapat menyekolahkan anak mereka di sekolah sesuai pilihannya. Beberapa sekolah yang bisa dijadikan pilihan bagi orang asing di Korea Selatan antara lain: sekolah internasional, foreign school, sekolah negeri dan sekolah swasta. Sekolah internasional dan foreign school menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. 

Jika di sekolah internasional siapa saja bisa sekolah disana, tidak demikian dengan foreigner. school. Sekolah ini hanya ditujukan bagi orang asing di Korea Selatan dan juga untuk anak-anak Korea yang kembali ke Korea setelah tinggal lebih dari 3 tahun di luar negeri.

Sekolah negeri atau public school adalah sekolah milik pemerintah. Sekolah ini menggunakan bahasa pengantar bahasa Korea. Beberapa sekolah negeri memiliki program khusus tambahan bahasa Korea untuk orang asing yang bersekolah disana.

Ada juga sekolah yang mengirimkan translator ke sekolah, dan akan stay selama 2 jam untuk men-translate pelajaran dari bahasa Korea ke bahasa Inggris.

Mendaftar Sekolah

Usia sekolah dasar dimulai dari usia 7 tahun hingga 12 tahun (umur internasional) atau usia 8 sampai 13 tahun menurut umur Korea. Tahun ajaran dimulai awal Maret dan berakhir pada pertengahan Januari.

Sekolah dasar adalah wajib untuk setiap anak-anak, untuk itu pemerintah membebaskan tuition yang artinya sekolah tidak perlu membayar. Hal ini berlaku untuk semua anak, termasuk WNA. Biaya-biaya yang ada hanya untuk kegiatan field trip dan biaya ekstra kurikuler, itupun jika ada.

Untuk mendaftar sekolah negeri, hanya perlu datang ke sekolah yang terdekat dengan tempat tinggal kita. Merupakan pemandangan yang lumrah di Korea, anak-anak berangkat sekolah sendiri dengan berjalan kaki. Hal ini karena sekolah mereka dekat dengan tempat tinggal.

Seragam Sekolah

Seragam anak-anak sekolah di Korea Selatan dikenal simple namun fashionable, seperti yang sering ditampilkan dalam drama Korea. Benarkah? Hanya pelajar setingkat SMP dan SMA yang mengenakan seragam. Umumnya tingkat SD memakai baju bebas.

Walaupun demikian, dulu ketika masih di Pohang, anak-anak sekolah memakai seragam. Sekolah tersebut dulunya merupakan sekolah swasta yang dimiliki satu perusahaan baja terbesar di Korea. Namun seiringnya waktu, pemerintah mengambil alih sekolah tersebut.

Setiap sekolah memiliki seragam yang berbeda. Ada 2 jenis seragam, yaitu seragam musim dingin dan seragam musim panas. Seragam tersebut bisa dibeli di toko seragam yang biasanya ada di sekitar sekolah.

Satu hal lagi yang membedakan Korea dari negara lainnya, adalah sesampai di sekolah anak-anak harus mengganti sepatunya dengan sepatu indoor dan menaruh sepatunya di rak sepatu yang disediakan di luar kelas. Jika lupa membawa indoor shoes, mau ngga mau mereka hanya memakai kaos kaki.

Jam Belajar

Sekolah dimulai jam 09.00 pagi, namun murid-murid sudah harus datang jam 08.30 selanjutnya selama setengah jam membaca buku. Di setiap kelas disediakan buku-buku yang bisa dibaca murid setiap pagi atau saat istirahat. 

Murid-murid pulang pada saat yang berbeda tergantung grade mereka, namun umumnya sekitar jam 12 hingga jam 2 siang. Setelah itu banyak diantara mereka melanjutkan dengan after school class atau juga pergi ke hagwon.

Baca juga: Seperti Apa Sekolah ‘New Normal’ di Korea Selatan?

Mata Pelajaran

Pelajaran wajib yang diberikan ada 9 yaitu, pendidikan moral  bahasa Korea, moral education, social studies, matematika, science, olahraga, music, fine arts and practical arts.

Kurikulum di Korea Selatan menitikberatkan pada science dan matematika. Untuk pelajaran bahasa Inggris diberikan mulai dari kelas tiga, dan diberikan oleh guru native English speaker dibantu dengan seorang co-teacher dari Korea. Jadi, setiap sekolah memiliki guru bahasa Inggris native.

Sebagian besar mata pelajaran diajarkan oleh guru kelas, kecuali untuk mata pelajaran olahraga, science, musik dan bahasa asing. Selain bahasa Inggris, bahasa asing lainnya yang diberikan tergantung dari sekolah masing-masing, misalnya bahasa Mandarin dan Spanish.

Kegiatan Berenang SD di Korea Selatan
Berenang, sebagai pelajaran tambahan wajib, diberikan selama 1 minggu pada saat musim semi

Hagwon

Hagwon atau biasa disebut academy adalah lembaga belajar swasta, seperti bimbingan belajar. Jenis hagwon bermacam-macam, mulai dari musik, bahasa Inggris hingga pelajaran sekolah seperti matematika dan bahasa Korea.

Orang tua di Korea sangat concern terhadap pendidikan anaknya. Dan sebagai suplement dari apa yang diajarkan mereka akan mengirimkan anak-anaknya ke hagwon.

Tidak seperti kursus pada umumnya, hagwon ini bisa dilakukan setiap hari. Misalnya kursus piano dan taekwondo. Tidak hanya dilakukan seminggu 2 kali, tetapi setiap hari.

Banyak orang tua memilih mengirimkan mereka setiap hari. Hal ini karena biata antara 3 kali seminggu dengan 5 kali seminggu tidak banyak berbeda.

Menurut Herald Korea, orang tua di Korea Selatan me

Baca juga: 7 Situs Baca Buku Gratis Untuk Anak

After School Class

Kegiatan after school class paduan suara

Setiap sekolah mengadakan kegiatan after school class atau biasa disebut juga ekstra kurikuler. Kegiatan ini tidak free, namun lebih murah dibandingkan biaya ke Hagwon.

After school class ini dimulai di tiap awal semester. Dan kegiatan yang ditawarkan sangat bervariasi seperti berikut ini:

  • Musik: Biola, cello, paduan suara, gitar,
  • Olahraga: Badminton, tenis lapangan, sepak bola
  • Bahasa Inggris
  • Robotik, drone
  • K-Pop Dance
  • Cooking Class
  • Writing, origami

Menarik bukan??

Makan Siang di Sekolah

Kantin sekolah SD di Korea Selatan
Kantin SD di Korea Selatan, tempat makan siang para siswa, guru dan staf sekolah

Salah satu hal yang menyenangkan sekolah di Korea, orang tua tidak perlu lagi menyiapkan bekal makan siang untuk anak. Ya, karena sekolah menyediakan makan siang untuk semua murid, guru maupun staf sekolah. The best things, it’s free:)

Pada saat jam makan siang, semua bersama-sama makan di kantin sekolah. Hampir semua sekolah memiliki dapur dan kantin untuk makan siang bersama. Setiap awal bulan orang tua akan mendapatkan daftar menu makan siang selama satu bulan. Jadi menu makan siang yang diberikan selain bergizi juga bervariasi. Umumnya menu terdiri dari nasi, sup, side dishes dan dessert

Perwakilan dari orang tua murid juga akan menginspeksi dapur sekolah setiap semesternya untuk memastikan bahwa kebersihan dan alat-alat yang digunakan sesuai dengan standar yang ditentukan.

Nah, begitulah kira-kira sekolah di Korea Selatan. Satu hal yang berkesan adalah ketekunan dan keseriusan mereka dalam belajar.

Spread the love

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *